<
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. 33 warga pengungsi Nduga tiba di Wamena
  • Minggu, 20 Juli 2018 — 11:53
  • 294x views

33 warga pengungsi Nduga tiba di Wamena

Warga pengungsi Nduga saat tiba di Bandara Wamena menggunakan pesawat Hercules-Jubi/Islami
◕‿◕Akibat kejadian itu, membuat masyarakat bubar mengungsi menuju ke arah barat, timur dan selatan◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi – 33 orang warga yang mengungsi dari Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua, tiba di Bandara Wamena dengan pesawat Hercules pada Jumat (20/7/2018), sekitar pukul 14.10 WP.

Setibanya di Bandara Wamena, ketua rombongan pengungsi Nduga , Depius Telenggen menjelaskan, pasca kejadian baku tembak di Keneyam, mulai dari penembakan pesawat Demonim dan Trigana hingga kontak senjata aparat gabungan dengan TPN-OPM, banyak masyarakat yang memilih mengungsi.

“Akibat kejadian itu, membuat masyarakat bubar mengungsi menuju ke arah barat, timur dan selatan,” kata dia kepada wartawan.

Dia menjelaskan, rombongan masyarakat keluar dari Keneyam sejak Jumat (13/7/2018) sebanyak 43 orang. Mereka berjalan menuju Batas Batu lalu naik lombo atau perahu melalui sungai menuju Agats, Kabupaten Asmat.

“Kami keluar dari Nduga Jumat minggu lalu, lalu kami sempat bermalam di Sawerma, lalu besoknya jam 5 pagi bertolak ke Agats dan tiba Selasa (17/7/2018),” katanya.

Setibanya di Agats, masyarakat sempat ditampung oleh pemerintah Kabupaten Asmat dan Rabu (18/7/2018) menuju Merauke dengan menggunakan kapal dan tiba pada Kamis (19/7/2018) . “Dari 43 orang yang mengungsi ke Agats, hanya 33 orang kembali ke Wamena. Sisanya ada yang ke Jayapura,” katanya.

Depius Telenggen mengakui jika selama di Agats dan Merauke, mereka diterima baik oleh pemerintah daerah dan juga TNI Polri. “Kami akan kembali ke Keneyam jika memang situasi sudah aman, karena saya dan yang lain juga kerja di sana,” katanya.

Depius juga mengakui jika memang ada kontak senjata antara kelompok bersenjata dengan Brimob dan TNI, apalagi begitu kejadian penembakan pesawat Brimob langsung masuk.

“Kami sempat bertahan di Keneyam, tetapi karena situasi kami memilih
mengungsi,” ujar dia.

Sebelumnya 33 warga dari sejumlah kampung di Kabupaten Nduga, tiba dengan Kapal Tatamailau, Kamis (19/7/2018) pagi, di Pelabuhan Merauke.

Setelah tiba di pelabuhan Merauke, para pengungsi langsung dijemput dan dibawa ke Panti Asuhan (PA) Kartini. Beberapa saat kemudian, Sekretaris Daerah Merauke, Daniel Pauta, didampingi Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung menjenguk mereka di panti.

“Saya telah melakukan koordinasi dengan Danlanud. Besok (Jumat) mereka akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules ke Wamena. Semua biaya akan ditanggung pemerintah daerah,” ujar Sekda Merauke, Daniel Pauta. (*)

 

Reporter :Islami Adisubrata
Editor : Syam Terrajana
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dukungan pemda untuk pastikan efektivitas program Tol Udara

Selanjutnya

Disperindag: EMKL Surabaya permainkan subsidi tol laut

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua