<
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Stok sembako aman selama Ramadan dan Idulfitri
  • Jumat, 25 Mei 2018 — 23:20
  • 853x views

Stok sembako aman selama Ramadan dan Idulfitri

Rapat TPID Pemprov Papua yang digelar Jumat (25/5/2018) di sebuah hotel di Kota Jayapura - Jubi/Sindung
◕‿◕Asisten II Setda Papua, Bidang Perekonomian Pemprov Papua, Noak Kapisa, mengatakan dari pertemuan TPID, dipastikan stok bahan pokok dan barang sudah mencukupi dan tersedia, jadi tidak khawatir akan terjadi inflasi tinggi.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemprov Papua diperoleh keterangan ketersedian stok sembako aman dalam menghadapi Ramadan dan menjelang Idulfitri 1439 Hijriyah.

Asisten II Setda Papua, Bidang Perekonomian Pemprov Papua, Noak Kapisa, mengatakan dari pertemuan TPID, dipastikan stok bahan pokok dan barang sudah mencukupi dan tersedia, jadi tidak khawatir akan terjadi inflasi tinggi.

"Seluruh pihak terkait, mulai pemerintah, perbankan, swasta, dan BUMN telah mengkordinasikan berbagai langkah antisipasi untuk meredam laju inflasi jelang Lebaran," ujar Noak Kapisa, kepada wartawan, Jumat (25/5/2018).

Terkait komoditi yang biasa menjadi penyumbang inflasi, seperti cabai, akan dikendalikan melalui OPD terkait dan pemprov akan menggelar pasar murah untuk mengantisipasi hal tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Joko Supratikto, meminta masyarakat Jayapura tidak perlu khawatir 'panic buying' sebab stok bahan pokok tersedia dan mampu mencukupi kebutuhan.

Seperti Perum Bulog, kata Joko, telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi bila stok pangan yang ada ternyata tidak mampu mencukupi kebutuhan.

"Kalau pun ada kenaikan harga, itu sifatnya wajar dan tidak terlalu tinggi karena memang kebutuhan meningkat, jadi tidak perlu dikhawatirkan. Kalaupun kebutuhannya banyak maka kami akan mendatangkan dari daerah lain," ujarnya.

Joko juga memprediksi inflasi bulan Mei 2018 akan relatif stabil di kisaran 0,48 - 0,88 persen (mtm),mengingat ketersediaan pangan yang cukup dan kelancaran distribusi yang terjaga.

"Upaya pengendalian inflasi untuk mengantisipasi tekanan inflasi ke depan, TPID akan terus melaksanakan rapat koordinasi dan pemantauan harga terutama pada komoditas volatile food dan mengantisipasi ketidakpastian cuaca yang terjadi di Papua," katanya.

Selain itu, kata Joko, akan dilaksanakan pemantauan harga administered prices terutama angkutan udara menjelang perayaan han besar agama dan momen libur panjang. (*)

Reporter :Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Penyerapan dana desa 2018 masih dibawah 23 persen 

Selanjutnya

Pekan kedua Ramadan, harga sayur mayur mulai naik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua