<
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Gereja Yende, daya tarik pariwisata Wondama
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 10:07
  • 742x views

Gereja Yende, daya tarik pariwisata Wondama

Gereja tua di kampung Yende distrik Roon kabupaten Teluk Wondama, yang sudah berusia ratusan tahun – Jubi/ichalpapua.blogspot.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi - Gereja tua di kampung Yende distrik Roon kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, dinilai bisa menjadi daya tarik pariwisata religi di daerah tersebut.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC), Ben G Saroy, di Manokwari, Selasa (23/1/2018), mengatakan gereja di kampung tersebut sudah berumur ratusan tahun.

"Di situ juga ada kitab Injil tertua di tanah Papua. Usianya diperkirakan mencapai 119 tahun sejak penginjil datang di kampung tersebut. Jasad para penginjil pun kuburkan disana," katanya.

BBTNTC, kata dia, sejak beberapa tahun terakhir melakukan pendampingan di kampung ini. Pihaknya mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Dia menjelaskan kampung Yende sangat mempesona jika dilihat dari arah laut. Kampung ini berada tepat di pesisir pantai. Transportasi laut menuju kampung ini pun saat ini sudah lebih mudah.

"Kalau kita dari Manokwari, kapal dari sini akan lebih dulu singgah di Yende sebelum ke Wasior. Pantainya bersih, suasana di kampung ini masih sangat alami," katanya menambahkan.

Ia menjelaskan BBTNTC bersama World Wide Fun (WWF) sedang mengembangkan pariwisata di sejumlah lokasi kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih. Satu diantaranya di distrik Room Teluk Wondama.

Selain Yende, obyek pariwisata lain bisa dinikmati di kawasan tersebut, baik di darat maupun laut.

"Disana ada sebuah pulau kecil. Menariknya, pulau ini menjadi tempat peristirahatan hewan-hewan malam dan siang seperti burung dan kelelawar. Pada pagi dan sore hari kita bisa menyaksikan bagaimana mereka bergantian menjaga pulau," ujarnya.

Pulau tersebut berdiri layaknya tiang. Di atas permukaan laut ditumbuhi pepohonan lebat. Di dasar laut pulau ini dipenuhi berbagai jenis terumbu karang.

"Kalau mau snorkeling dan diving bisa kita lakukan disini,"ujarnya lagi.

Menurutnya, banyak potensi di kawasan Roon yang bisa dikembangkan menjadi destinasi pariwisata berskala internasional. Pihaknya sedang mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) berbasis pariwisata di kampung Yende dan beberapa kampung lain wilayah Roon.

"Di wilayah Roon banyak potensi yang bisa dikembangkan. Ini juga tantangan bagi pemerintah daerah," pungkasnya. (*)

Reporter :ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Gempa berkekuatan 4,1 SR guncang Tambrauw

Selanjutnya

Ditangkap di Polewali Mandar, mantan Ketua KONI Papua Barat santai di pinggir pantai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua