<
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Warga Bersehati Erom soroti pemanfaatan dana desa
  • Senin, 22 Januari 2018 — 19:37
  • 967x views

Warga Bersehati Erom soroti pemanfaatan dana desa

Masyarakat di Kampung Bersehati Erom, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Masyarakat kampung Bersehati Erom, distrik Tanah Miring, kabupaten Merauke menyoroti dana desa miliaran rupiah yang pemanfatannya dinilai tidak sesuai dengan keinginan dan harapan warga setempat.

Sekretaris Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Bersehati Erom, Florianus Bari, kepada Jubi, Senin (20/1/2018), mengatakan tahun 2016 dana desa tidak dicairkan lantaran kepala kampung dan aparaturnya tidak membuat laporan pertanggungjawaban 2015.

Sehingga, lanjut Bani, dana desa 2016 baru dicairkan 2017, yang nilainya sekitar Rp 1,4 miliar. Selang sebulan kemudian, dicairkan lagi dana desa tahun 2017 sebesar 60 persen atau sekitar Rp 600 juta lebih. Dengan demikian, total dana keseluruhan yang dicairkan sekitar Rp 2 miliar.

Hanya saja, jelas dia, penggunaan dana tidak jelas karena kepala kampung mengurusnya sendiri.

“Coba lihat di kampung Bersehati Erom, tak ada pembangunan menonjol. Hanya ada tiga titik ruas jalan dicor sepanjang 500 meter. Itupun terjadi kelebihan material baik semen maupun pasir,” katanya.

Selain itu, katanya, ada pembangunan pos kamling maupun tempat ruang ganti di dua sumur masyarakat. Namun, kondisi bangunan tak sesuai anggaran yang digunakan.

“Ada beberapa program kegiatan direncanakan seperti pembelian 20 ekor sapi bagi masyarakat. Namun sampai hari ini tak kunjung direalisasikan,” tegasnya.

“Saya mendapatkan informasi kalau untuk pembelian 20 ekor sapi tersebut, akan menggunakan sisa dana tahun 2017 yang belum dicairkan. Ya, kita tunggu saja. Kalau tak ada realisasi, akan kami laporkan ke instansi pemerintah di tingkat atas,” tuturnya.

Bari mengaku selama ini terkesan kepala kampung  bermain sendiri membuat perencanaan program tanpa melibatkan warga. Sehingga ketika ada beberapa kegiatan pembangunan dijalankan, justru tak sesuai keinginan warga setempat.

Kepala Kampung Bersehati Erom, Ignasius Tana, mengatakan selama ini dirinya tak pernah tertutup dalam pengelolaan dana untuk berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan dari dana desa yang dikucurkan pemerintah.

Beberapa kegiatan pembangunan, katanya, baik fisik maupun non fisik sudah dijalankan.

“Saya juga tak bekerja sendiri tetapi melibatkan warga setempat,” katanya. (*)

Reporter :Ans K
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Anggota DPRD Merauke terima uang transport Rp 500 ribu per hari

Selanjutnya

Pemuda Flobamora dan warga gotong royong bongkar gereja Erom

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua