<
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Demi perawatan medis, masyarakat Pasifik naik banding soal deportasi
  • Minggu, 14 Januari 2018 — 16:52
  • 623x views

Demi perawatan medis, masyarakat Pasifik naik banding soal deportasi

Perawatan Dialisis di Tonga tidak memadai sehingga banyak warga Tonga terpaksa ke Selandia baru - RNZI/ YouTube

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Auckland, Jubi - Semakin banyak masyarakat Pasifik yang akan dideportasi dari Selandia Baru memilih naik banding dengan alasan kesehatan dan kemanusiaan.

Termasuk diantaranya adalah warga negara Tonga yang memerlukan perawatan medis krusial seperti dialisis. Walaupun penyakit ginjal adalah penyakit yang umum di Tonga, perawatan tidak tersedia untuk publik di sana.

Spesialis ginjal di Auckland, dr. Viliami Tutone mengatakan jumlah pengunjung dari Pasifik yang dia rawat memang terus meningkat.

Dokter Tutone, seorang ahli  nefrologi, mengatakan hal ini adalah kenyataan yang sulit dan merisaukan.

“Sangat menyedihkan bagi seseorang yang berhadapan langsung dengan mereka untuk melihat pasien-pasien ini, pasien yang masih muda membutuhkan dialisis dan harus bersusah payah.”

Dokter Tutone mengatakan pasien-pasiennya seringkali stres berusaha untuk memenuhi biaya perawatan yang mahal  serta memenuhi persyaratan imigrasi.

Pengacara imigrasi Richard Small mengatakan, naik banding dapat memakan waktu dan membutuhkan usaha besar untuk dipersiapkan, sesuatu yang sulit dilakukan ketika orang-orang sedang tidak sehat.

“Sebuah pengadilan tribunal dapat mempertimbangkan keadaan-keadaan luar biasa yang menyebabkan upaya deportasi terbukti menjadi langkah yang  tidak adil atau terlalu keras bagi mereka,” katanya.

“Yang memilukan adalah perawatan dialisis, seperti yang diketahui umum ini tidak tersedia di Tonga dan negara-negara Pasifik lainnya”.

Sementara itu, upaya berkelanjutan sedang dilakukan  di Tonga untuk mendatangkan perawatan dialisis ke sana.

Ketua Yayasan Dialisis Tonga, Siosaia Moehau mengatakan mereka telah berusaha mengumpulkan AS$ 1 Juta dari sekelompok donor untuk membiaya rencana mereka mendirikan unit dialisis, namun mengalami kesulitan melibatkan pemerintah.

“Kita telah lama berjuang keras untuk meminta bantuan agar dapat melakukan perawatan dialisis di Tonga dan semoga kita berhasil membawa perubahan. Kita sudah memiliki beberapa mesin yang disumbangkan dari Australia yang akan sampai di sini pada pertengahan Januari atau oleh akhir Januari 2018.”(RNZI)

Reporter :Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Praktik media dan kebebasan pers di Samoa

Selanjutnya

Evakuasi Pulau Kadovar berjalan lancar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua