Papua | Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp dibuka
<
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp dibuka
  • Rabu, 10 Januari 2018 — 18:49
  • 1355x views

Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp dibuka

Jembatan Hamadi Holtekamp tampak sepi tanpa pemalangan - (Jubi/ Hengky Yeimo)
◕‿◕Dibukanya pemalangan berdasarkan kesepakatan 12 suku yang mendiami kampung Enggros yang memalang jembtan dan jalan Hamadi Holtekamp.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp telah dibuka oleh Pendeta Wilem Itaar, yang didaulat sebagai Koordinator pemilik ulayat Enggros. Dibukanya pemalangan berdasarkan kesepakatan 12 suku yang mendiami kampung Enggros yang memalang jembtan dan jalan Hamadi Holtekamp.

“Hari ini Rabu 10 Januari 2018 resmi membuka palang,” kata Wilem Itaar, kepada Jubi.

Menurut dia, pembukaan palang itu sebagai bukti orang Enggros sangat sopan walaupun haknya direbut dan diambil oleh orang lain. “Kami tidak pergi berkelahi di DPR, kami tidak memalng kantor PU provinsi, kami tidak larang kepala dinas PU maupun lapor polisi, kami dengan sopan dan teratur ada di tanjung Siberi,”kata Willem Itaar menambahkan.

Ia juga menyebutkan alasan pembukaan paang di jalan dan jembatan Hamdi Holtekam itu karena sangat mendukung pembangunan.  Warga adat menyadari pembangunan pembanguan jalan dan jembatan akan berdampak ekonomis bagi kehidupan orang Enggros.

Sedangkan alasan memalang hanya ingin minta perhatian dari pemerintah kota dan provinsi karena hak warga adat habis dipotong. Willem menyamapaikan terimakasih, meski pemerintah pusat pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah Kota Jayapura tidak menaggapi apa yang mereka lakukan.

Seorang warga Yunus, berharap persoalan masyarakat  yang ada di Hamadi Holtekamp dapat diperhatikan oleh pemerintah agar ke depan tidak terjadi pemalangan lagi.

“Masyarakat juga harus kompak mendukung pembangunan jalan dan jembatan Hamadi holtekamp,” kata Yunus.

Ia berharap  masing -masing suku tidak membikin jalan sendiri  dan harus kompak dalam satu komando. (*)

Reporter :Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Uncen Refleksi 40 tahun berdirinya antropologi di Papua

Selanjutnya

Kantor PDAM Abepura diresmikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua