Papua | Duabelas calon pilot putra putri Papua segera jalani pendidikan
<
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Duabelas calon pilot putra putri Papua segera jalani pendidikan
  • Rabu, 10 Januari 2018 — 11:20
  • 1886x views

Duabelas calon pilot putra putri Papua segera jalani pendidikan

Nalio Jangkup (kiri), anak muda Amungme yang berhasil meraih cita-cita menjadi pilot – Jubi/Ogowal Onijoma
◕‿◕Sebanyak 12 calon pilot dari kalangan putra-putri Papua segera menjalani pendidikan sebagai taruna penerbangan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi, Jawa Timur.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi - Sebanyak 12 calon pilot dari kalangan putra-putri Papua segera menjalani pendidikan sebagai taruna penerbangan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max L Sabarofex, di Manokwari, Selasa (9/1/2018), mengatakan proses seleksi calon taruna penerbangan ini sudah hampir selesai.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan menggelontorkan program beasiswa penerbangan khusus bagi putra-putri Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Melalui program ini pemerintah menginginkan jumlah pilot dari putra-putri Papua terus bertambah. Pusat memberikan jatah 12 orang bagi dua provinsi tersebut untuk menjalani pendidikan penerbangan mulai tahun 2018.

Menindaklanjuti program ini, Dinas Perhubungan Papua Barat sudah membuka pendaftaran dan seleksi sejak beberapa bulan lalu.

"Kita buka dalam dua tahap. Seleksi tahap pertama belum bisa memenuhi kuota sehingga kita buka seleksi tahap kedua," kata Max.

Dia mengutarakan pekan ini lima calon taruna dari Papua Barat menjalani sejumlah tes di Jakarta. Ia berharap seleksi ini melahirkan putra-putri terbaik yang akan dididik menjadi pilot.

"Di Jakarta adalah tes terakhir, dilaksanakan langsung oleh Kemenhub. Setelah dinyatakan lulus mereka akan dikembalikan ke daerah untuk persiapan uji terbang dan menjalani pendidikan di Banyuwangi," katanya.

Max menjelaskan pada seleksi ini peserta menjalani beberapa tes dari inteligensia, serta kesehatan fisik hingga psikologi. Pelaksanaan tes tak hanya dilakukan di daerah. Peserta pun harus menjalani tes kedua di Jakarta.

"Memang sangat ketat karena kita ingin memperoleh anak-anak terbaik. Terbukti kita punya anak-anak mampu menjalani itu dan tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain," sebutnya. (*)

 

Reporter :ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemprov Papua Barat akan pecat ASN yang mangkir kerja

Selanjutnya

Gerakan mahasiswa Fakfak tuntut transparansi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua