<
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Anggota MRP diminta netral dalam momentum Pilkada
  • Rabu, 10 Januari 2018 — 07:51
  • 713x views

Anggota MRP diminta netral dalam momentum Pilkada

Ketua MRP tengah memberian arahan kepada anggota Majelis Rakyat Papua di ruang rapat Majelis Rakyat Papua - Jubi/ Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi –Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Timotius Murib,  mengatakan anggotanya tidak boleh berpolitik praktis atau mendukung kandidat tertentu, dalam Pilkada Papua 2018. “Saya meminta agar 51 anggota MRP tidak boleh terlibat dan menggunakan atribut kampanye tidak boleh gabung juga dalam tim sukses sebab kami ini netral dalam Pilgub maupun Pilbub,” kata Timotius Murib kepada wartawan, Selasa, (9/1/2018).

Ia beralasan netralitas anggota MRP sangat penting karena bakal calon Gubernur  dan wakil gubernur orang Papua asli yang harus masuk verifikasi  oleh MRP.  “Yang terpenting adalah kami mempertimbangkan kewenangan serta keaslihan orang Papua kami akan memeriksa,” kata Timotius menambahkan.

Timotius menjamin kinerja MRP sesuai dengan tugas, salah satunya menguji bakal calon gubernur dan wakil gubenur apakah orang asli Papua atau tidak. Selain itu menghimpun aspirasi kepada masyarkat dan mengajukan kepada legislatif untuk ditindaklanjuti.

Ketua II MRP, Debora Mote  juga meminta anggota MRP tidak menjadi  tim sukses  kandidat  tertentu. “Sebab itu bukan ranah kami, MRP hanya berwewenang mengakomodir kepentingan rakyat Papua untuk selamatkan tanah dan manusia Papua,” katanya. (*)

 

Reporter :Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Berkas pendaftaran lengkap, LukMen siap periksa kesehatan

Selanjutnya

Kasus Pungli Kemenkumham Papua sudah masuk tahap saran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua