<
Show/Hide
  1. Home
  2. Sumatera
  3. 151 rekening penunggak pajak di Palembang diblokir
  • Selasa, 09 Januari 2018 — 17:02
  • 882x views

151 rekening penunggak pajak di Palembang diblokir

Ilustrasi. Pixabay.com/Jubi
◕‿◕Upaya ini semata-mata dilakukan agar WP mau membayar tagihan pajak, sebelum dilakukan penyidikan lebih lanjut, bahkan bisa sampai ke persidangan◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Palembang, Jubi - Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Bangka Belitung memblokir 151 rekening milik penunggak pajak dengan nilai mencapai Rp83 miliar.

Kepala Kanwil Ditjen Pajak Sumsel Babel M Ismiransyah M Zain di Palembang, Selasa ( 9/1/2018) mengatakan, pemblokiran ini dilakukan, setelah pihaknya menempuh berbagai cara penagihan, mulai dari pemeriksaan, penagihan, penyelidikan dan penyidikan, termasuk dengan cara penerbitan surat paksa kepada wajib pajak (WP).

"Upaya ini semata-mata dilakukan agar WP mau membayar tagihan pajak, sebelum dilakukan penyidikan lebih lanjut, bahkan bisa sampai ke persidangan," kata dia.

Saat ini sudah ada dua berkas yang P21, dan satu WP pasal 44B dihentikan karena WP bersedia membayar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,13 miliar.

Sedangkan, dua WP lainnya diketahui, potensi kerugian negara mencapai Rp825 juta dan satunya lagi di atas Rp1 miliar.

Pihaknya sudah melakukan upaya penagihan dengan menerbitkan surat teguran sebanyak 32.235 surat, diterbitkan surat paksa sebanyak 13.933 surat.

Sedangkan surat perintah Melaksanakan Penyitaan (SPMP) sebanyak 590 surat dari target 1.328 surat, lelang sebanyak 16 kali, blokir 151 rekening, dan 24 WP dilakukan pencegahan.

DJP Sumsel Babel berharap peningkatan kepatuhan juga terjadi untuk WP Orang Pribadi Non Karyawan (Usahawan) dan Wajib Pajak Badan.

Untuk WP Orang Pribadi yang telah meninggal dunia dan WP Badan Usaha yang tidak melakukan kegiatan usaha untuk membuat akta pembubaran dan mengajukan penghapusan NPWP dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan pelunasan utangnya.

WP Orang Pribadi maupun WP Badan Usaha yang sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif diminta agar mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP secara sukarela, untuk menghindari dilakukan penetapan NPWP secara jabatan.

DJP terus melakukan peningkatan kualitas pemeriksaan, serta fokus pemeriksaan di tahun 2018 adalah pemeriksaan kepada Wajib Pajak OP profesi seperti dokter, notaris, konsultan pajak, serta sektor-sektor yang masih memiliki potensi penerimaan perpajakan.(*)


 

 

Reporter :ANTARA
Editor : Syam Terrajana

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ratusan hektar lahan sawit PT Sawindo ilegal

Selanjutnya

Kereta api Medan- Belawan diujicobakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Object moved

Object moved to here.

wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell