<
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kepedulian masyarakat dinilai turunkan angka kriminalitas di Mimika
  • Jumat, 05 Januari 2018 — 18:32
  • 1471x views

Kepedulian masyarakat dinilai turunkan angka kriminalitas di Mimika

Aparat Kepolisian Polres Mimika, saat menggelar Razia Keamanan, Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Timika, Jubi  - Kepedulian masyarakat dinilai mampu menurunkan angka kriminalitas di Kabupaten Mimika pada tahun 2017. Tercatat selama 2017 terjadi 1.120 kasus kriminalitas, atau menurun 712 kasus dibanding 2016 yang mencapai 1.835 kasus kriminalitas.

"Penurunan angka kriminalitas di Mimika karena berbagai macam faktor, baik karena adanya kepedulian masyarakat yang semakin meningkat dalam menjaga kamtibmas di lingkungan mereka,” kata  Kapolres Mimika AKB Victor Dean Mackbon, di Timika, Jumat, (5/1/2017).

Selain itu ia menyebutkan berbagai upaya dan langkah  yang dilakukan kepolisian menjadi salah satu faktor menurunnya angka kriminalitas di wilayah kerjanya. “Seperti operasi terpusat maupun operasi rutin yang ditingkatkan yaitu operasi multi sasaran,” kata Victor menambahkan.

Victor meminta dukungan seluruh elemen masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam menekan angka kejahatan di lingkungan tempat tinggal. Caranya selalu bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri segera memberitahukan jika melihat dan mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas yang dapat memicu kerawanan sosial.

Tercatat  terdapat delapan kasus kriminalitas yang paling menonjol di wilayah Timika, meliputi pencurian kendaraan bermotor roda dua sebanyak 197 kasus, penganiayaan sebanyak 177 kasus, pencurian sebanyak 153 kasus, pengeroyokan sebanyak 76 kasus, pencurian dengan pemberatan sebanyak 74 kasus.

Selain itu penipuan sebanyak 56 kasus, pencurian dengan kekerasan (jambret) sebanyak 46 kasus dan kekerasan terhadap anak sebanyak 46 kasus.

Ia memberi perhatian khusus terhadap tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak di Mimika. Salah satu upaya menekan angka kejahatan terhadap anak dengan memaksimalkan penegakan hukum kepada para pelaku kejahatan terhadap anak-anak.

"Kami juga terus berupaya menjalin kerja sama yang lebih efektif dengan fungsi-fungsi yang lain seperti Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mimika, Dinas Sosial, dan sekolah,” katanya.

Peran lembaga yang ia sebutkan itu  untuk meningkatkan program edukasi, mengajak dan mengimbau masyarakat agar semakin peduli dengan upaya perlindungan anak-anak dari ancaman kekerasan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. (*)

Reporter :ANTARA
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Hak dasar rakyat Papua masih diabaikan

Selanjutnya

Legislator Papua bilang kalau OAP hanya jadi bahan ejekan, biarkan mereka bebas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua