<
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Seorang IRT tewas dengan 11 luka tusukan
  • Kamis, 04 Januari 2018 — 15:37
  • 1237x views

Seorang IRT tewas dengan 11 luka tusukan

Anggota Sat Reskrim Polres Merauke sedang mengevakuasi korban dari dalam kamar mandi – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Agusta Basik-Basik (30), ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumahnya, setelah diduga kuat ditusuk suaminya berinisial R.

Dari hasil visum dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, terdapat sebelas luka tusukan pada bagian tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muchsit Sefian, diruang kerjanya, Kamis (4/1/2018), menjelaskan 11 luka tusuk tersebut antara lain empat luka tusukan di bagian punggung belakang, satu di paha belakang kanan, dan dua luka tusukan di paha atas korban.

Dikatakan, dari informasi yang diterima Polres Merauke, masyarakat di seputaran Jalan Natuna,  Kelurahan Karang Indah, mencium aroma busuk dari salah satu rumah yang dihuni korban bersama suami dan seorang anaknya.

Menerima laporan itu, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Setiba disana, semua pintu dalam keadaan tertutup sehingga anggota Sat Reskrim Polres Merauke mendobrak dan masuk ke dalam.

Setelah mencari dalam rumah, lanjut dia, tak menemukan korban. Anggota pun menuju ke kamar mandi yang dalam keadaan tertutup sekaligus mendobrak. Begitu pintu terbuka, korban berada di dalam kamar mandi dengan posisi telungkup dan tak bernyawa lagi.

“Kepalanya juga sudah tengkorak, sehingga tak dapat dikenali wajahnya. Dari informasi yang diperoleh, antara 4-5 hari korban sudah meninggal dunia, diduga dibunuh sang suami,” tuturnya.

Dikatakan, dari pengembangan yang dilakukan termasuk pemeriksaan terhadap anak korban yang berusia 7 tahun, didapatkan keterangan akurat yang mengarah kepada pembunuhan oleh suami korban.

Dari keterangan anak itu, katanya, ia melihat ibunya ditutup mulutnya dan dibawa masuk ke dalam kamar mandi oleh pelaku, sekaligus dikunci pintunya.

“Anak korban juga mengaku melihat ibunya seperti muntah sirih-pinang sebelum ke kamar mandi. Dari situ kami menyimpulkan sementara kalau itu adalah darah,” katanya.

Menyangkut motif pembunuhan, Kasat Reskrim mengaku dari laporan tetangga sekitar, sering ada percecokan diantara keduanya.

“Kami masih terus melakukan pengembangan dengan memeriksa sejumlah saksi lain,” ujar dia.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soeryadi, menambahkan hingga kini pelaku R masih dalam pengejaran.

“Anggota sudah mengidentifikasi keberadaan pelaku. Dalam beberapa hari ke depan kami akan menangkapnya sekaligus diproses secara hukum,” ungkapnya. (*)

Reporter :Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dua kelompok yang bertikai sudah berdamai

Selanjutnya

Masyarakat distrik Waan kaget saat air laut naik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua