Object moved to here.

Papua | Momentum Pilkada jangan dijadikan pelacuran politik
<
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Momentum Pilkada jangan dijadikan pelacuran politik
  • Sabtu, 30 Desember 2017 — 00:53
  • 2359x views

Momentum Pilkada jangan dijadikan pelacuran politik

Lukas Enembe dan Klemen Tinal saat menghadiri deklarasi Koalisi Papua Bangkit Jilid-II yang berlangsung di GOR Cenderawasih Jayapura, Jumat (29/12/2017) - Jubi/Roy Ratumakin.
◕‿◕ Jika pasangan yang didukung tersebut kalah, harus tetap berbesar hati sebagai bukti dan keyakinan tidak mendua.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal yang kembali maju pada mencalonkan Pilgub 2018 bersama Gubenur Papua Lukas Enembe, berpesan kepada pendukungnya dan masyarakat Papua agar jangan menjadi  pelacur politik saat menghadapi pelaksanaan Pilgub 2018 mendatang.

"Jangan hari ini (saat deklarasi koalisi) bilang iya, tetapi setelah pulang ke rumah malah menyangkal. Jangan hari ini bilang iya dengan kami (Lukmen) tetapi ketika berhadapan dengan pasangan lain bilang iya. Saya hanya mau bilang bahwa jangan menjadi pelacur politik," kata Klemen Tinal, saat deklarasi Koalisi Papua Bangkit Jilid-II di GOR Cenderawasih, Jayapura pada, Jumat (29/12/2017).

Ia mengingatkan jika pasangan yang didukung tersebut kalah, harus tetap berbesar hati sebagai bukti dan keyakinan tidak mendua. "Sosok seperti itu yang dibutuhkan di tanah Papua yang kita cintai," ujar Klemen, menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Lukas Enembe yang mencalonkan kembali sebagai Gubernur, menyatakan lima tahun kepemimpinannya bersama Klemen terasa begitu cepat.

“Untuk itulah sama bersama pak Klemen Tinal ingin maju kembali untuk memenuhi semua harapan masyarakat Papua,” kata Lukas Enembe.

Menurut Enembe, dengan visi misi Papua Bangkit, mandiri dan sejahtera akan tetap digalakkan pada periode berikutnya. Ia menjelaskan alasan maju kembali bersama Klemen Tinal dengan menggaungkan visi misi  yang lama, karena lima tahun kepemimpinannya masih banyak yang harus dilakukan.

"Dulu belum ada akses yang memadai untuk menembus kabupaten yang terisolir, namun kini sudah banyak Kabupaten yang busa di tembus dengan jalur darat," katanya. (*)

Reporter :Roy Ratumakin
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ini sejumlah indikator yang menimbulkan rawan konflik Pilkada Papua

Selanjutnya

Pilgub Papua 2018, sejumlah lembaga ini diharapkan netral

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua