Object moved to here.

Papua | Jayawijaya tetapkan HET kebutuhan pokok distrik terpencil
<
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya tetapkan HET kebutuhan pokok distrik terpencil
  • Kamis, 21 Desember 2017 — 16:57
  • 3108x views

Jayawijaya tetapkan HET kebutuhan pokok distrik terpencil

Pesawat yang akan mengangkut barang ke distrik-distrik dalam program subsidi perintis kargo-Jubi/Islami
◕‿◕Kebijakan itu sesuai program jembatan udara penerbangan subsidi perintis kargo empat distrik meliputi Trikora di Jayawijaya, Mugi dan Mapenduma, Kabupaten Nduga dan Mamit, kabupaten Tolikara.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Dinas tenaga kerja, perindustrian dan perdagangan Kabupaten Jayawijaya telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) setiap pembelian barang bagi pedagang di Distrik Trikora. Kebijakan itu sesuai program jembatan udara penerbangan subsidi perintis kargo empat distrik meliputi Trikora di Jayawijaya, Mugi dan Mapenduma, Kabupaten Nduga dan Mamit, kabupaten Tolikara.

“HET telah ditetapkan dan tinggal disampaikan ke pimpinan daerah. Kita sudah rapatkan pekan lalu tinggal menaikan ke bupati,” kata Kepala Dinas tenaga kerja, perindustrian dan perdagangan Jayawijaya, Semuel Munua, kepada wartawan di Wamena, Kamis (21/12/2017).

Ia menyebutkan sejumlah kebutuhan pokok seperti gula ditetapkan Rp 18 ribu per kilogram, semen ukuran 50 kilo gram Rp 400 ribu dan beras di kisaran Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu.

“Itu harga beli di Wamena bagi pedagang di Distrik Trikora, seperti gula beli Rp18 ribu nanti jual di sana bisa Rp 23 ribu per kg,” ujar Semuel menjelaskan.

Sayangnya distribusi  barang ke Distrik Trikora belum bisa dilaksanakan karena pedagang di sana belum memiliki modal belanja barang.  Sedangkan di Mugi dan Mapenduma sudah jalan, tercatat sejumlah barang untuk distrik Trikora masih ada di Wamena.

“Kapan saja mereka akan belanja tinggal bawa,” katanya.

Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Rasburhany, mengatakan penerbangan subsidi kargo maupun perintis kargo sejauh ini berjalan lancar dari rute Timika maupun ke distrik-distrik.

“Hal ini sesuai komitmen dalam program jembatan udara dari pusat, agar masyarakat dapat membeli barang kebutuhan sama dengan di Wamena dan sekitarnya,” kata Rasburhany.

Menurut dia, penerbangan perintis kargo disubsidi 100 persen. (*)

Reporter :Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Masyarakat sipil jangan jadi korban insiden Mugi

Selanjutnya

Petani terpencil ini kesulitan memasarkan hasil dan sarana produksi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua