<
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Menanti 6 tahun, Gereja GIDI Imanuel Sentani akhirnya diresmikan
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 10:19
  • 948x views

Menanti 6 tahun, Gereja GIDI Imanuel Sentani akhirnya diresmikan

Gubernur Papua, Bupati Mamteng, Presiden GIDI, Bupati Puncak selesai membuka papan nama Gereja GIDI Jemaat Imanuel Sentani – Jubi/Yuliana Lantipo

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Imanuel Sentani pada, Senin (18/12/2017), akhirnya diresmikan setelah penantian panjang jemaat selama enam tahun, sejak peletakan batu pertama pada 3 Maret 2010.

“Gereja ini dibangun enam tahun sampai akhirnya hari ini kita resmikan,” kata Sekretaris II panitia pembangunan dan peresmian gereja, Ev. Engel Pagawak, pada sambutannya di hadapan Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua DPR Papua Yunus Wonda, Presiden GIDI Pdt. Dorman Wandikbo, serta beberapa bupati seperti Ricky H. Pagawak (Mamteng), Willem Wandik (), Matius Awoitauw (Kab Jayapura); Ketua TP PKK Papua Ny. Yulce Wenda, serta para kader gereja dan gembala serta jemaat.

Peresmian Gereja berukuran 30x15 m di atas lahan seluas 7.500 m2 tersebut menelan biaya hingga Rp7,5 miliar, dengan sumber utama dari APBD pemerintah Mamberamo Tengah. Dan, sumbangan individu lainnya.

“Gereja ini bisa karena bantuan Bapak Ricky Ham Pagawak dan masyarakat Mamberamo Tengah,” lagi kata Ev. Engel.

Gubernur Papua Lukas Enembe, bersama Pdt. Dorman Wandikbo, Bupati Ricky Pagawak beserta para gembala, meresmikan gereja megah bernuansa biru tersebut dengan menekan tombol pembuka tirai papan nama gedung gereja, diikuti panandatanganan prasasti dan pengguntingan pita pintu gereja.

“Dan hari ini, saya gubernur Papua, Presiden GIDI, Bupati Mamberamo Tengah, tanggal 18 Desember 2017, gereja ini kami buka dalam nama Tuhan Yesus,” ucap Lukas Enembe sesaat akan membuka tirai papan nama gedung gereja baru tersebut.

Dalam sambutannya, masalah pemuda dan alkohol, menjadi salah satu sorotan Gubernur. Ia meminta Gereja meningkatkan pelayanan terutama dalam menjangkau generasi muda dan menjauhkan mereka dari minuman beralkohol.

Gubernur menstresing kasus pengiriman minuman alkohol belum lama ini dengan pesawat Hercules TNI ke Wamena. Tersangkanya malah hanya divonis Pengadilan Tinggi Wamena denda Rp2 juta.

Enembe tegaskan kalau dirinya berhenti bicara soal komitmen pemberantasan miras, siapa lagi yang mau bicara.

“Gereja di tanah Papua harus menjadi barisan terdepan serta corong untuk menyuarakan soal ini. Jangan sampai generasi Papua habis gara-gara miras,” ujarnya. (*)

Reporter :
Editor : Jean Bisay
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Libur Natal ASN Pemkot Jayapura berbeda dengan keputusan gubernur

Selanjutnya

Pemkab Jayapura kontrak seratus tenaga guru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua