<
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tunjangan dan fasilitas berlimpah, banyak guru tidak laksanakan tugas
  • Selasa, 12 Desember 2017 — 15:36
  • 1266x views

Tunjangan dan fasilitas berlimpah, banyak guru tidak laksanakan tugas

SDN di kampung Muaif distrik Demta, yang sering ditinggal tenaga guru - Jubi/Engel Wally
◕‿◕"Ini yang kita sesali adalah putra dan putri asli Papua malah tidak melaksanakan tugas dan meninggalkan tempat tugasnya. Padahal status dia sebagai tenaga kontrak sama dengan mereka yang kita datangkan dari luar. Ke depan kita terus akan mengontrak tenaga guru yang benar-benar mau bekerja di atas tanah ini," kata Bupati terpilih, Mathius Awoitauw.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jayapura, Alpius Toam, mengatakan di zaman moderen seperti ini, banyak guru yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya dengan baik. Padahal sudah banyak tunjangan yang diberikan kepada seorang guru yang statusnya pegawai negeri.

"Gaji pokok, tunjangan profesi, tunjangan daerah terpencil, tunjangan kinerja, dan beberapa tunjungan lainnya diberikan kepada seorang guru. Tetapi rasa keterpanggilan yang memang tidak begitu besar sehingga untuk melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya tidak berjalan dengan baik," jelas Alpius Toam, saat ditemui di Sentani, Selasa (12/12/2017).

Dikatakan, untuk mengantisipasi dampak pendidikan yang buruk, pemerintah harus mengambil langkah serius dengan memperhatikan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang kinerja guru.

"Apabila seorang guru secara berturut-turut tidak melaksanakan tugasnya hingga batas waktu yang ditetapkan tigapuluh hari maka yang bersangkutan dapat diberhentikan. Hal seperti ini yang sebenarnya harus disikapi pemerintah kita sehingga ada efek jera bagi seorang guru yang dengan sengaja tidak melaksanakan tugas dan fungsi sebagai seorang guru," ujarnya.

Perihal ini disikapi Bupati terpilih, Mathius Awoitauw. Menurutnya tenaga guru kontrak yang pernah pada masa kepemimpinannya bisa bertahan di tempat-tempat terpencil sekalipun untuk melaksanakan tugas dan tanggung-jawabnya.

"Ini yang kita sesali adalah putra dan putri asli Papua malah tidak melaksanakan tugas dan meninggalkan tempat tugasnya. Padahal status dia sebagai tenaga kontrak sama dengan mereka yang kita datangkan dari luar. Ke depan kita terus akan mengontrak tenaga guru yang benar-benar mau bekerja di atas tanah ini. Ada seratus tenaga guru asli Papua yang sedang kita kirim ke Manado untuk dibekali terkait peningkatan kapasitas sebagai seorang guru, dengan harapan mereka kembali dapat bertahan dan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik," ungkapnya. (*)

Reporter :Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Upaya peningkatan mutu pendidikan terkendala topografi dan luas wilayah  

Selanjutnya

Tenaga Avsec bandara Sentani disiapkan oleh asosiasi karyawan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Object moved

Object moved to here.

wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell