<
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemalangan SDLB, Kadis P dan P Merauke bingung
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 17:39
  • 975x views

Pemalangan SDLB, Kadis P dan P Merauke bingung

Kadis Pendidikan dan Pengajaran Merauke, Felix Liem Gebze, sedang beri keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
◕‿◕“Memang agak rumit untuk melakukan penyelesaian kepemilikan tanah SDLB di Biankuk. Karena disitu ada lima orang mengklaim sebagai pemilik ulayat. Mereka mengaku mengantongi bukti kepemilikan berupa pelepasan tanah secara adat,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze, kepada sejumlah wartawan, Sabtu (9/12/2017).◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze, mengaku bingung dengan aksi pemalangan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) selama beberapa kali oleh orang berbeda.

“Memang agak rumit untuk melakukan penyelesaian kepemilikan tanah SDLB di Biankuk. Karena disitu ada lima orang mengklaim sebagai pemilik ulayat. Mereka mengaku mengantongi bukti kepemilikan berupa pelepasan tanah secara adat,” ungkap Liem Gebze, kepada sejumlah wartawan, Sabtu (9/12/2017).

Awalnya, lanjut dia, hanya Samirudin yang melakukan pemalangan serta mengklaim tanah di SDLB miliknya dan belum dibayar pemerintah. Beberapa saat kemudian, muncul lagi nama lain yang berbeda dan melakukan pemalangan.

“Saya sendiri juga bingung, sehingga langkah yang dilakukan adalah akan melakukan pertemuan bersama sejumlah orang itu. Karena mereka mengklaim sebagai pemilik tanah,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Liem Gebze, saat pertemuan, mereka diminta menunjukkan bukti kepemilikan tanah sehingga menjadi lebih jelas. Juga akan dilakukan peninjauan lapangan, sekaligus mereka menunjuk lokasi masing-masing.

“Jika dalam pertemuan tak membuahkan hasil, solusi terakhirnya adalah memberikan kesempatan kepada beberapa orang itu untuk menempuh jalur hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, beberapa waktu lalu, Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung turun ke SDLB sekaligus mencabut papan yang dipalang pemilik ulayat.

Sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana biasa.

Secara terpisah Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, membenarkan mencabut palang di sekolah tersebut. Meskipun palang dicabut, namun pihak-pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah diberikan kesempatan duduk menyelesaikan.

“Saya sudah minta Kadis Pendidikan dan Pengajaran Merauke agar menyelesaikan persoalan tanah tersebut sehingga tidak ada aksi pemalangan lagi,” katanya. (*)

Reporter :Ans K
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Investasi kepala sawit, pemilik ulayat makin terpojok

Selanjutnya

Ratusan mahasiswa serbu kantor DPRD Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Object moved

Object moved to here.

wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell